Make Your Name is Your Brand!
Hi people in the world.. welcome back to my blog^^
Hi people in the world.. welcome back to my blog^^
Beralih
dari pembahasan yang lumayan berat di tulisanku sebelumnya, now I wanna shared about Personal Branding, apa itu Personal Branding?
Sebelumnya
kalo kita mau beli air mineral di toko-toko entah apapun merknya pasti yang
kita tanyakan ke penjualnya “Bu beli Aquanya dong” terus ibunya ngasih air
mineral merk lain dan kita fine fine aja walaupun bukan beneran merk Aqua yang
kita dapat, seolah-olah nama air mineral itu diganti dengan Aqua yang padahal
itu merupakan sebuah merk. Nah..ntuk membangun sebuah brand seperti Aqua yang masih
saja melekat dalam benak orang Indonesia sampai saat ini itu memang membutuhkan
waktu dan proses tertentu. Seperti halnya diri kita, untuk membuat kita layak
untuk diakui banyak orang atau mungkin suatu perusahaan dimana kita akan melamar
pekerjaan kita harus memiliki apa itu yang disebut Personal Branding.
Personal
brand bisa diartikan sebagai sebuah ciri khas diri seseorang yang dilihat atau
berkaitan dengan value, skill, behaviour, atau prestasi yang dicapai oleh
seseorang dengan usahanya sendiri dengan tujuan untuk memperlihatkan citra
dirinya. Personal brand menurutku itu sangat penting sekali terutama untuk para
calon fresh graduate yang sedang berusaha menyapa dunia kerja saat ini,
ditambah adanya pasar bebas yang membuka kemungkinan siangan dalam dunia kerja
tidak hanya orang Indoneseia saja melainkan dari negara lain.
What are you waiting for guys?
Sepertinya
kita tidak punya cukup waktu yang banyak
untuk menunggu atau membuang waktu untuk hal-hal yang kurang penting, ini
saatnya kita untuk membangun citra diri melalui personal brand yang kita miliki.
Aku yakin nih kalo remaja Indonesia saat ini punya personal brand yang kuat
dan kinerja yang bagus apalagi kompeten pastinya ngga akan kalah saing
dengan negara-negara maju sekalipun.
So, How to created your personal brand?
Personal
brand terdiri dari dua macam, yaitu natural personal brand dan created personal
brand. Sudah jelas kalau natural personal brand itu merupakan suatu ciri khas
yang sudah dimiliki tanpa harus membentuknya dengan susah payah,
contohnya ada seorang penyanyi berkarakter yang memang Ia itu ditakdirkan untuk
born to be singer. Sedangkan created personal brand merupakan personal brand
yang dengan sengaja dibentuk, diciptakan atau dibuat untuk menciptakan kesan
sesuai dengan apa yang diinginkannya (Erwin&Becky, 2014:126).
“Personal branding penting untuk
dibangun, diciptakan, dan ditunjukkan. Personal branding harus inline dengan
value. Harus mengenal diri terlebih dahulu (membuat analisis SWOT). Pastikan
dulu seperti apa career path yang diinginkan.”-Erwin Perengkuan
Ada
banyak hal yang harus kita perhatikan dalam membangun citra diri,
harus memperhatikan apa saja kompentensi yang dimiliki dalam diri kita,
jangan sampai kita sendiri bahkan tidak mengerti kompetensi atau kemampuan apa
saja yang kita miliki dan harus kita kembangkan. Coba tanyakan terlebih dahulu
deh sama diri masing-masing seberapa banyak sih kompetensi diri kita? Apa saja
skill yang harus lebih dikembangkan? Kemampuan apa yang kita miliki untuk bisa
meyakinkan perusahaan yang akan jadi target untuk kita bekerja? Kebanyakan untuk
remaja sekarang kalau ditanya tentang kompetensi apa saja yang dimiliki pasti
bingung, kalau ngga bingung ya kelamaan mikir. Nah kalau sudah seperti itu
berarti kita belum mengenali diri kita masing-masing dong. Simple aja do some
exercise, just write you self compentence, dan coba tulis juga kompetensi apa
saja yang harus dikembangkan lebih jauh, jangan sungkan untuk menanyakan
pendapat dari teman atau keluarga terdekat tentang diri kita dengan begitu
mungkin akan mempermudah kita yang sedang mencoba untuk meningkatkan citra diri
kita atau justru membuat kita semakin percaya diri dengan kemampuan yang sudah
kita miliki. Tidak menutup kemungkinan juga untuk kita yang misalnya untuk mencoba hal-hal baru yang bisa menambah kompetensi diri kita misalnya dengan
menambah ilmu mempelajari bahasa asing selain bahasa Inggris dan sebagainya.
“Personal branding bukan barang
mati, it grows. Pesonal branding diperlukan oleh setiap orang untuk membuat
kita menjalani hidup lebih terarah dalam hal gaya bergaul, gaya bekerja,
profesionalitas dan membuat orang lain mengingat kita sehingga pekerjaan yang
ditawarkan pun tepat, sehingga dalam menentukan apapun menjadi lebih mudah.” –Becky
Tumewu
Citra
diri kita tidak semata-mata hanya muncul dari skill dan kemampuan saja,
perilaku dan kebiasaan hidup juga cerminan dari citra diri kita loh, coba saja
kita lihat para presenter TV atau announcer, they are very good looking right? Bukan
hanya di depan kamera saja, untuk menjadi pembawa berita memang harus memiliki
pembawaan yang tenang dan rapi di kehidupan lainnya. Hal tersebut dapat kita
nilai dari performanya di depan layar kamera yang selalu barhasil untuk
membawakan berita yang walaupun mungkin sang announcer sendang dalam kondisi
yang kurang baik atau bad mood, kebanyakan dari mereka memang dituntut untuk professional
saat bekerja. Nah itu juga merupakan salah satu cara bagaimana Ia bisa bertahan
untuk tetap eksis dalam pekerjaannya.
Bersyukurlah
ketika telah berhasil membangun personal branding yang kita harapkan, berbahagialah
jika sudah berhasil mendapatkan pekerjaan yang kita dambakan. Kemudian jangan lupa
bahwa mempertahankan sesuatu yang berhasil kita dapatkan bukanlah hal yang
mudah dibandingkan saat kita meraihnya, butuh keuletan dan kedisiplinan yang kuat.
tulisan ini inspirasi dari buku :
PERSONAL BRAND-INC
rahasia untuk sukses dan bertahan di karir
Erwin Parengkuan&Becky Tumewu
baguss
BalasHapus