Rabu, 25 Maret 2015

PERSONAL BRANDING

Make Your Name is Your Brand!

Hi people in the world.. welcome back to my blog^^

Beralih dari pembahasan yang lumayan berat di tulisanku sebelumnya, now I wanna shared about Personal Branding, apa itu Personal Branding?

Sebelumnya kalo kita mau beli air mineral di toko-toko entah apapun merknya pasti yang kita tanyakan ke penjualnya “Bu beli Aquanya dong” terus ibunya ngasih air mineral merk lain dan kita fine fine aja walaupun bukan beneran merk Aqua yang kita dapat, seolah-olah nama air mineral itu diganti dengan Aqua yang padahal itu merupakan sebuah merk. Nah..ntuk membangun sebuah brand seperti Aqua yang masih saja melekat dalam benak orang Indonesia sampai saat ini itu memang membutuhkan waktu dan proses tertentu. Seperti halnya diri kita, untuk membuat kita layak untuk diakui banyak orang atau mungkin suatu perusahaan dimana kita akan melamar pekerjaan kita harus memiliki apa itu yang disebut Personal Branding.

Personal brand bisa diartikan sebagai sebuah ciri khas diri seseorang yang dilihat atau berkaitan dengan value, skill, behaviour, atau prestasi yang dicapai oleh seseorang dengan usahanya sendiri dengan tujuan untuk memperlihatkan citra dirinya. Personal brand menurutku itu sangat penting sekali terutama untuk para calon fresh graduate yang sedang berusaha menyapa dunia kerja saat ini, ditambah adanya pasar bebas yang membuka kemungkinan siangan dalam dunia kerja tidak hanya orang Indoneseia saja melainkan dari negara lain.

 What are you waiting for guys?

Sepertinya kita tidak punya cukup waktu  yang banyak untuk menunggu atau membuang waktu untuk hal-hal yang kurang penting, ini saatnya kita untuk membangun citra diri melalui personal brand yang kita miliki. Aku yakin nih kalo remaja Indonesia saat ini punya personal brand yang kuat dan kinerja yang bagus apalagi kompeten pastinya ngga akan kalah saing dengan negara-negara maju sekalipun.

 So, How to created your personal brand?

Personal brand terdiri dari dua macam, yaitu natural personal brand dan created personal brand. Sudah jelas kalau natural personal brand itu merupakan suatu ciri khas yang sudah dimiliki tanpa harus membentuknya dengan susah payah, contohnya ada seorang penyanyi berkarakter yang memang Ia itu ditakdirkan untuk born to be singer. Sedangkan created personal brand merupakan personal brand yang dengan sengaja dibentuk, diciptakan atau dibuat untuk menciptakan kesan sesuai dengan apa yang diinginkannya (Erwin&Becky, 2014:126).

“Personal branding penting untuk dibangun, diciptakan, dan ditunjukkan. Personal branding harus inline dengan value. Harus mengenal diri terlebih dahulu (membuat analisis SWOT). Pastikan dulu seperti apa career path yang diinginkan.”-Erwin Perengkuan

Ada banyak hal yang harus kita perhatikan dalam membangun citra diri, harus memperhatikan apa saja kompentensi yang dimiliki dalam diri kita, jangan sampai kita sendiri bahkan tidak mengerti kompetensi atau kemampuan apa saja yang kita miliki dan harus kita kembangkan. Coba tanyakan terlebih dahulu deh sama diri masing-masing seberapa banyak sih kompetensi diri kita? Apa saja skill yang harus lebih dikembangkan? Kemampuan apa yang kita miliki untuk bisa meyakinkan perusahaan yang akan jadi target untuk kita bekerja? Kebanyakan untuk remaja sekarang kalau ditanya tentang kompetensi apa saja yang dimiliki pasti bingung, kalau ngga bingung ya kelamaan mikir. Nah kalau sudah seperti itu berarti kita belum mengenali diri kita masing-masing dong. Simple aja do some exercise, just write you self compentence, dan coba tulis juga kompetensi apa saja yang harus dikembangkan lebih jauh, jangan sungkan untuk menanyakan pendapat dari teman atau keluarga terdekat tentang diri kita dengan begitu mungkin akan mempermudah kita yang sedang mencoba untuk meningkatkan citra diri kita atau justru membuat kita semakin percaya diri dengan kemampuan yang sudah kita miliki. Tidak menutup kemungkinan juga untuk kita yang misalnya untuk mencoba hal-hal baru yang bisa menambah kompetensi diri kita misalnya dengan menambah ilmu mempelajari bahasa asing selain bahasa Inggris dan sebagainya.

“Personal branding bukan barang mati, it grows. Pesonal branding diperlukan oleh setiap orang untuk membuat kita menjalani hidup lebih terarah dalam hal gaya bergaul, gaya bekerja, profesionalitas dan membuat orang lain mengingat kita sehingga pekerjaan yang ditawarkan pun tepat, sehingga dalam menentukan apapun menjadi lebih mudah.” –Becky Tumewu

Citra diri kita tidak semata-mata hanya muncul dari skill dan kemampuan saja, perilaku dan kebiasaan hidup juga cerminan dari citra diri kita loh, coba saja kita lihat para presenter TV atau announcer, they are very good looking right? Bukan hanya di depan kamera saja, untuk menjadi pembawa berita memang harus memiliki pembawaan yang tenang dan rapi di kehidupan lainnya. Hal tersebut dapat kita nilai dari performanya di depan layar kamera yang selalu barhasil untuk membawakan berita yang walaupun mungkin sang announcer sendang dalam kondisi yang kurang baik atau bad mood, kebanyakan dari mereka memang dituntut untuk professional saat bekerja. Nah itu juga merupakan salah satu cara bagaimana Ia bisa bertahan untuk tetap eksis dalam pekerjaannya.

Bersyukurlah ketika telah berhasil membangun personal branding yang kita harapkan, berbahagialah jika sudah berhasil mendapatkan pekerjaan yang kita dambakan. Kemudian jangan lupa bahwa mempertahankan sesuatu yang berhasil kita dapatkan bukanlah hal yang mudah dibandingkan saat kita meraihnya, butuh keuletan dan kedisiplinan yang kuat.



tulisan ini inspirasi dari buku :
PERSONAL BRAND-INC 
rahasia untuk sukses dan bertahan di karir
Erwin Parengkuan&Becky Tumewu

1 komentar: